Bid Lebih Tinggi Iklan Akan No 1 di GOOGLE Ads?

Banyak orang beranggapan bahwa dengan menaik-kan bid iklan di GOOGLE Ads, iklan akan bertengger di halaman utama.   Hal ini sangat masuk akal, seperti hukum supply dan demand di ekonomi.  Dengan menaikkan harga penawaran, sebuah institusi akan memberikan servis penempatan yang lebih baik…. Tapi hal ini tidak berlaku di jasa layanan iklan GOOG Adwords !

Anda mungkin cukup heran, mana mungkin GOOG sebagai layanan iklan menomer duakan pengiklan dengan bidding (penawaran) yang lebih tinggi? Rasanya tidak masuk akal ! Bagaimana hal ini bisa dijelaskan?

Untuk mendapatkan peringkat di halaman utama iklan, diperlukan kombinasi yang baik dari keywords, teks iklan dan landing page.  Hubungan antara ketiga faktor ini akan menentukan “Quality Score”.  Sebagai informasi, Goog memberikan quality score dari nilai 1 sampai 10.  Apabila iklan sangat relevan dari faktor keywords, teks iklan dan landing page, maka qulaity score akan tinggi pada kisaran diatas 7.

Quality score ini menentukan harga iklan per klik, atau disebut juga CPC (Cost Per Click). Dengan makin tingginya QS, maka CPC akan makin murah. Maka itu, ber-iklan di adwords harus memastikan mendapatkan nilai QS yang baik. Apabila tidak, harga CPC akan lebih mahal.

Selain itu, iklan yang ditulis wajib menarik untuk di klik.  Apabila iklan sangat menarik dan relevan, maka akan mendapatkan Click Through Rate (CTR) yang tinggi, dan ini akan mempengaruhi harga dari CPC dikemudian hari.

nv-author-image

Kurnia Kwik

Kurnia Kwik is an e-commerce entrepreneur, educator and founder of digitalpointer.id. He was a facilitator of SEO, SEM digital advertising, and video marketing at Google Gapura. He is very keen to help SME (small and medium enterprises) by providing affordable services.